Tips : Bila Bola Lampu Depan Cepat Putus
Lampu mati, memang sudah biasa. Maklum, bagian ini memang memiliki daur hidup yang terbatas, paling banter 500-1000 jam operasi. Tetapi, kalau terlalu sering, ya bikin kantung jebol juga. Apalagi kalau Anda menggunakan jenis Xenon. Bola lampu yang harganya lebih dari seratus ribu rupiah ini tentu bakal membuat isi kantung kobol-kobol.
Nah, untuk menjaga agar bola lampu besar berumur panjang, ikuti beberapa tip berikut ini:
- Pastikan lampu itu dalam kondisi bersih sebelum dipasangkan, Jangan sekali-kali memegang bagian ujung atau rumah kaca lampu itu lantaran keringat atau kotoran yang menempel di tangan dapat memicu panas berlebihan. Ini penting, dan jangan sekali-kali Anda langgar! Bukan karena tangan Anda bakal kena setrum atau lainnya, tetapi filamen di dalamnya bakal cepat putus.
- Kalau terlanjur kotor, bersihkan bagian ujung atau kaca bola lampu itu dengan kain bersih dan kering. Bila perlu, cucilah dengan alkohol atau bahan pencuci lain dan keringkan hingga sempurna.
- Pastikan lampu itu terpasang dengan kuat pada lensa lampu. Kalau bola lampu itu kendor, maka filamen lampu itu bakal mengalami geteran berlebihan selagi berjalan. Tentu saja, akan lebih gampang putus.
- Yakinkan, bagian belakang lampu itu tertutup rapat oleh karet penutup debu dan air. Kalau bocor, debu dan air akan masuk ke dalam bola lampu itu. Dengan begitu, bagian ujungnya bakal mengalami proses oksidasi selama lampu itu bekerja. Lantas, lampu mengalami panas berlebihan, dan putus. Selain itu, debu dan kotoran lain juga akan mempercepat lensa lampu menjadi buram. Yang akhirnya daya panccar lampu mobil Anda menurun.
- Kalau masih cepat putus juga, periksalah sistem pengisian mobil itu. Bisa jadi, tegangan atau voltage puncak alternator itu melebihi batas spesifikasi yang direkomendasikan. Nah, untuk urusan ini, sebaiknya Anda serahkan saja ke tukang dinamo yang cukup profesional. Pastikan, voltage sistem pengisian mobil Anda tak lebih dari 14,7 volt.
- Sering terjadi, lampu jarak pendek (low beam) dan lampu jarak jauh (high beam) menyala bersamaan. Ini membuat terjadi pemanasan berlebihan pada bola filamen lampu. Tentu akan menyebabkan bola lampu tersebut cepat putus. Kejadian ini biasanya disebabkan adanya hubungan pendek antara kabel lampu depan akibat soket bola lampu yang terbakar.
Comments