Tips : Mengatasi CVT Beat Selip

Ketika hujan dan menimbulkan genangan, ternyata bisa membuat pengguna scooter matik seperti Honda Beat kerepotan. Seperti yang dialami seorang teman yang tengah berkendara pulang tiba-tiba terguyur hujan lebat. Celakanya ketika memaksa berjalan lebih jauh justru menghadapi genangan banjir yang cukup dalam. Dan Honda Beatnya tiba-tiba mengeluarkan suara derit dan tidak bergerak, meski putaran gas coba dibesarkan.

Selidik punya selidik, sang teman lupa kalau jarak tempuh Beatnya sudah mencapai lebih dari 24.000 km, yakni saatnya ganti sabuk CVT. Tetapi itu baru penyebab permasalahannya. Biang utamanya, air genangan ternyata masuk melalui Vent Hole pada bagian bawah tutup CVT yang memang terbuka. Vent Hole berfungsi untuk membuang panas dari putaran pulley, sekaligus berfungsi sebagai 'koridor udara' yang mencegah kotoran masuk, berkat angin dari putaran driven face fin pada pulley drive face (bagian depan) yang keluar dari Vent hole tadi. 

Jadi jika ada genangan yang kira-kira dengan tinggi setengah roda janganlah coba diterjang. Apalagi jika sabuk CVT ternyata sudah cukup berumur. Kalau terlanjur, pinggirkan beat dengan mesin tetap menyala di tempat yang tidak tergenang agar air keluar dari dan tertiup oleh driven face fin, dan induksi panas mesin tentunya membuat sabut mengering kembali.  

Comments

Popular posts from this blog

Tips: Tehnik mengecat helm

Tips : Bersihkan kolong sepatbor dan bagian bawah Motor