Tyre Tech
Jangan pernah anggap enteng!
Inilah satu-satunya kontak yang menghubungkan sepeda motor Anda dengan jalanan.
Inilah satu-satunya kontak yang menghubungkan sepeda motor Anda dengan jalanan.
Bagi banyak pengguna sepeda motor, ban hanya dianggap sekadar karet bundar yang menjadi teman velg. Ban memperoleh perhatian saat (terlihat) kurang angin, kempis karena terkena benda tajam atau bocor dan ketika sudah gundul sehingga harus diganti baru. Di luar urusan tadi, tidak banyak yang peduli soal ban. Padahal, ada 4 fungsi penting yang dikerjakan oleh ban sepeda motor. Pertama, mendukung seluruh berat kendaraan (dalam hal ini adalah berat total sepeda motor). Kedua, meneruskan output mesin ke permukaan jalan dalam bentuk traksi dan pengereman. Ketiga, meredam guncangan dari permukaan jalan yang tidak rata. Keempat, menjaga arah pergerakan kendaraan. Agar dapat menjalankan fungsi-fungsi tersebut secara optimal, pabrikan ban sepeda motor mengandalkan dukungan teknologi yang selalu berkembang dengan kecepatan sangat tinggi.
Bagi pabrikan ban, langkah pertama yang ditempuh saat hendak merancang ban sepeda motor adalah menciptakan kompromi atas 4 fungsi tadi. Intinya, selain memenuhi fungsi utama seperti yang sudah disinggung pada penjelasan sebelumnya, ban sepeda motor juga menawarkan komposisi terbaik dalam hal efisiensi, usia pakai dan karakter pengendalian pada kecepatan rendah hingga kecepatan tinggi.
Mengingat segenap kondisi tersebut, maka wajib diingat bahwa setiap ban dan merek ban selalu mempunyai karakter berbeda. Semisal, ban buatan Dunlop dan Bridgestone memiliki karakter sidewall yang keras, sedangkan Metzeler dan Pirelli mempunyai sidewall yang lunak. Lebih jauh, ban dengan sidewall yang lunak berarti pengendaraan yang nyaman. Sebaliknya, ban dengan sidewall yang keras berarti lebih komunikatif terhadap pengendara. Pendek kata, setiap ban selalu memberikan pengaruh terhadap karakter pengendalian sepeda motor.
Telapak Ban (Tread)
Hal lain yang patut diperhatikan tentang ban sepeda motor adalah telapak ban Itread) dan pola (pattern) yang berkaitan dengan kinerja ban secara keseluruhan. Sederhananya, tread boleh disebut sebagai telapak ban dan memiliki peran yang sangat penting selaku penghubung antara ban dan permukaan jalan. Biasanya racikan kompon untuk telapak ban berbeda dengan racikan kompon untuk sidewall. Sebab, selain meredam guncangan untuk menghasilkan pengendaraan nyaman, tread juga berperan sebagai bagian ban yang harus tahan terhadap kondisi pemakaian yang ekstrem.
Pola (Pattern)
Pola (Pattern) adalah desain telapak ban dan pada umumnya terdiri atas groove dan channel untuk membuang air dan menjaga traksi dalam kondisi basah. Semakin banyak groove pada telapak ban, semakin baik pula performa ban tersebut dalam kondisi jalan basah dan licin. Jika desain telapak ban mulai menghilang yang ditandai munculnya indikator keausan, berarti tiba saatnya untuk mengganti ban lama dengan ban baru.
Profil
Secara umum, ban sepeda motor memiliki dua macam profil (atau penampang) yang bisa dilihat dari arah depan atau belakang; point dan round. Profil point biasanya ditemukan pada ban depan berupa penampang ban yang mirip segitiga, sedangkan profil round lebih banyak terlihat pada roda belakang melalui penampang yang seperti setengah lingkaran. Ban dengan profil point lebih tidak stabil saat melaju lurus sehingga lebih cepat dan mudah untuk bermanuver. Sebaliknya, ban dengan profil round menawarkan stabilitas directional yang lebih mantap namun juga lebih sulit untuk diajak bermanuver.
Kompon
Faktor penting lainnya yang mempengaruhi kinerja ban adalah kompon. Pada dasarnya, kompon ban sepeda motor bisa dibagi dua berdasarkan pemakaiannya; road use dan motorsport. Kompon ban untuk motorsport memang menawarkan grip dan traksi optimal namun usia pakainya sangat pendek. Sebaliknya, ban untuk pemakaian harian memiliki usia pakai yang lama namun kualitas grip dan traksinya biasa-biasa saja. Sedangkan kompon yang diperkuat silika memberikan keunggulan dalam kondisi basah.
Konstruksi
Konstruksi radial mengacu pada lapisan carcass yang membentuk sudut 90o. Penggunaan komponen yang lebih sedikit daripada ban bias ply, membuat ban radial lebih ringan dan minim friksi internal sehingga lebih tahan suhu tinggi saat digunakan pada kecepatan lebih tinggi. Keunggulan tersebut memungkinkan desainer ban menerapkan kompon dan desain telapak yang lebih agresif dan juga memadukan usia pakai yang lama serta grip yang optimal.
Comments